Yayasan Wangsakerta
Yayasan Wangsakerta
Strategi UmumCatatan LapanganNgengerJelajah EnsiklopediaDonasi
kontak

Melawan secara Strategis

Ctatan Lapangan
Wakhit Hasim
Cover Image for Melawan secara Strategis

Saat para pemegang kuasa tidak mendengar suara rakyatnya, sementara hidup tidak boleh dibiarkan rusak dan merusak masa depan, yang perlu orang lakukan tidak lain: melawan. Tapi bagaimana caranya supaya strategis?

Strategi berasal dari kata Latin "stratos", artinya laskar. Stratos-logos adalah ilmu memahami laskar dan menggunakannya untuk kemenangan tujuan. Untuk kemenangan ini, orang perlu tahu mana hasil jangka pendek dan jangka jauh diatur supaya taktis. Untuk mengetahui ini orang harus memahami kekuatan dan kelemahan diri, juga peluang dan ancaman dari luar. Tanpa tahu itu, sebuah perlawanan menjadi tidak strategis. Kadang-kadang menjadi konyol. Semulia apapun tujuannya.

***

Ibu-ibu Kadarkim di Desa Kempek sedang berkumpul melakukan strategi ini. Mereka mempelajari aspek yang paling praktis untuk mengatasi musuh: sampah yang memanaskan alam, menanam untuk hidup sehat dan memproduksi oksigen, menanam tabung-tabung biopori di tempat2 mengalirnya air, menangkal apatisme kolektif yang dihancurkan oleh budaya persaingan yang diajarkan oleh pasar didikan para penjajah.

684493191_10165222638491155_5837892123498594052_n.jpg

Mereka digerakkan oleh Alsya, anak muda yang tersengat semangat menangani masalah lingkungan hidup desanya, desa Kempek, Kecamatan Gempol Cirebon, presis di sebelah Pondok Pesantren yang peduli lingkungan asuhan ibu Nyai Thoah Jafar . Sejak tahun lalu dia belajar bersama anak-anak muda lain dari wilayah Ciayumajakuning ke Yayasan Wangsakerta di Desa Setupatok Mundu Cirebon. Ia menggerakkan ibu-ibu ini untuk tidak diam dengan masalah, utamanya setelah Pemerintah tidak bisa lagi diharapkan untuk memperbaiki harapan rakyatnya. Rakyat sendiri harus bergerak, menangani masalah sendiri.

***

Hari ini mereka mempelajari cara membuat pupuk kompos metode Takakura, juga metode ember tumpuk untuk memproduksi pupuk kering sekaligus cair. Lalu mereka merencanakan penanaman sayur sayuran di lingkungan rumah mereka. Mereka juga membahas cara menghindari tanaman itu dari hama sehari2 di lingkungan, terutama "ayam" yang doyan daun juga hehe.. Ayam ini tidak disingkirkan, tapi diatur supaya dapat makanan sehat juga.

Desa Kempek dan pondok pesantren Kempek menjadi titik gerakanan lingkungan di Gempol, bergerak bersama2 dengan ibu2 Kadarkim di desa-desa lain seperti Citemu, Matangaji, Dawuan, dan desa-desa lain di Ciayumajakuning. Mereka menyatu untuk berbuat secara sistematik, strategis, terhubung dalam gerakan konservasi DAS Kenari dan DAS-DAS lain di area Cimancis (Cimanuk - Cisanggarung) bersama-sama dengan Wangsakerta.

***

Terus bergerak, dengan kekuatan sendiri, untuk kemandirian desa-desa, dari lingkungan paling kecil yang dapat dijangkau. Sambil terus membangun laskar, stratos, berbasis nilai, bukan berbasis realisme kekuatan untuk membunuh musuh seperti pekerjaan Israel dan USA, juga para pengikutnya yang tak tahu malu itu...

Hehe...

Bismillah...

***

Rumah Elsya depan Balai Desa Kempek

Jumat, 1 Mei 2026


Bagikan

Kontak

Informasi lebih lanjut

yayasan.wangsakerta@gmail.com

Jl. Jeunjing RT 06/RW 01 Dusun Karangdawa, Desa Setu Patok, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon 45145

Formulir Kontak

Yayasan Wangsakerta
Yayasan Wangsakerta

Mewujudkan masyarakat yang cukup pangan, cukup energi, cukup informasi, dan mampu menentukan diri sendiri.

Profil

Siapa Kami

Ngenger - Sekolah Alam

© 2022 - 2026 Yayasan Wangsakerta. All rights reserved. Design by Studiofru